Wahai para jombloers sejati, sekarang kalian nggak perlu takut soal kekhawatiran nggak bisa nggandeng pasangan. Nggak perlu belanja gula-kopi buat mbah dukun biar mau ngasih ajian pelet kelet, atau jadi laku puasa ngebleng sambil ngurung diri di kamar sampek kurus digigit nyamuk. Sebab, sekarang di Kota Semarang telah dilengkapi dengan adanya biro jasa pacar sewaan. Anda butuh layanan gebetan delivery kayak Go-Jek? Solusi konkritnya mampir di rental pacar sewaan. Dijamin uhui…

Entah saya yang baru tahu atau ketinggalan inpo, tapi bagi saya–ini fenomena yang hangat. Tinggal merogoh kocek Rp 75 ribu – Rp 100 ribu per jam, sampeyan bisa ngrasain bagaimana sensasi punya pasangan, baik untuk cewek jomblo maupun cowok jomblo.

Ceritanya begini, awalnya saya bertemu teman di sebuah acara resepsi pernikahan kawan lama belum lama ini. Nah, di lokasi resepsi itu, kami melihat salah satu pasangan yang datang. Wajah cowoknya emang sudah kami kenal akrab, namun wajah ceweknya asing. Layaknya ibuk-ibuk PKK, tentunya kami langsung nggosip-nggosip ampe bibir terasa jontor. “Bahenol juga tuh cewek, A1, istimiwir!” celetuk kawan yang lain.

Tapi ada hal yang tidak pernah kami duga sebelumnya, salah satu teman kami tiba-tiba nyinyir melontarkan komentar mengejutkan. “Ah, itu pacar sewaan, kalian kayak nggak tahu aja,” kata salah satu teman. Wih, yang bener aja, tanya kawan lainnya.

Tentu saja, statement itu menyedot sejumlah kawan yang sedang asyik bergosip ria dalam kesempatan tersebut. Bola api seketika berpindah di kawan yang mengeluarkan pernyataan tentang pacar sewaan itu. Sejumlah teman yang lain kontan menyerbu dengan pertanyaan.

Semuanya bengong ketika mendengarkan penjelasan kawan saya itu. Awalnya, saya sendiri tidak percaya. Tapi setelah mendapatkan penjelasan detil mengenai seluk-beluk pacar sewaan itu, kok rasa-rasanya memaksa saya harus percaya. Memang, praktiknya masih terbilang terselubung dan tidak semua orang tahu.

Cara melakukan pemesanan di rental pacar ini bisa dilakukan melalui orang tertentu atau perantara khusus. Tapi jangan kaget, karena para pemesan harus mentaati peraturan secara ketat.
Salah satunya adalah nggak boleh kontak fisik kecuali gandengan tangan. Nggak boleh nyosor-nyosor, meluk-meluk, jalan-jalan ke gunung kembar, apalagi sampe nyepik bobok bareng. Pelanggaran berat! Bisa-bisa kamu dibekuk-bekuk sama bodyguard-nya yang konon memantau pakai GPS.

Tapi para pacar sewaan ini bisa bekerja secara profesional. Mereka bisa disetting sedemikian rupa sesuai seleramu. Misalnya gaya dandanan, make up, busana, sampai sifatnya. Bisa diminta cerewet, pendiam, manja, tomboy, atau feminim. Pokoknya sesukamu, lah. Bisa diajak menemani di acara resepsi pernikahan, acara ulang tahun teman, atau cuma sekedar menemani ngobrol di kafe, hingga curhat sampek kram. Nyuapin makan di restoran, gandengan rapet pas jalan-jalan di mal, bahkan bisa untuk manas-manasin mantan, ataupun gebetan yang pernah menolak cintamu.

Setidaknya, ini menjadi solusi cepat, praktis dan ekonomis (bagi yang berduit sih). Lebih gampang daripada cari pacar sungguhan yang mungkin harus berpikir selama dua kali pemilu untuk mau merontokkan predikat jomblo sejatimu. Rental pacar ini bisa jadi kesempatan emas bagi kalian yang dalam kondisi genting. Sering dicerca orang lain karena tidak punya pasangan. Rental pacar ini lebih tokcer dari hasil resep pelet kelet milik dukun paling sakti di pasar MEA sekalipun.

So, para jombloers sejati, tapi ya itu tadi, nggak enaknya pacar sewaan ini hanya melayani yangyangan gaya klasik. Hanya colek-colekan, tanpa bersinggungan urusan slangkangan. Kalau mau cari yang bisa diajak menguras isi rudalmu ya datang saja ke lokalisasi terdekat, lantas di- sepik sepik iblis (SSI). Siapa tau mau diajak ngemal dulu sebelum dijlem. Tapi memang butuh modal banyak.

Tapi kalau nggak gablek duit, saran saya, mending kembali ke jalan dukun saja. Kalau ketemu yang ces-pleng, tolong kabari saya yah bro. (Akbar Mahendra/bangjo)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here