​Para setan legendaris di tanah Jawa berkumpul. 

Mulai spesies Genderuwo, Sundel Bolong, Pocong, Wewe Gombel, suster ngesot, gundul pecengis hingga makhluk buto ijo dari negeri antah berantah. 

Makhluk-makhluk asing itu hadir di Kota Semarang. Mereka turun ke jalan untuk menyapa masyarakat Kota Semarang, kemudian menghelat pawai damai, Minggu (2/4/2017). 

Karena sudah berdamai dengan warga Kota Semarang, maka tidak ditemui suasana horor. Warga enggak perlu susah-payah semedi menunggu penampakan kayak di acara uji nyali milik salah satu stasiun TV. 

Sebab, para setan dan demit-demit kadung terhanyut dalam suasana akrab. Mereka malah ketagihan diajak foto selfie sama cewek-cewek ABG. Saking sudah akrabnya, para setan ada yang sempat minta nomor handphone para kimcil yang nggemesin itu. 

Bahkan setan satu ini malah mengincar masakan padang. 

Demikian, suasana pawai Festival Ogoh-Ogoh peringatan Hari Raya Nyepi yang didukung oleh Pemerintah Kota Semarang. Pawai Ogoh-ogoh ini mengambil titik kumpul di depan Gedung Keuangan I Jawa Tengah, kemudian melakukan pawai secara tertib menuju halaman Balai Kota Semarang.

Setan-setan itu diam-diam membawa kebersamaan. Menyedot perhatian ribuan warga untuk berkumpul, tak memandang apa jabatan, etnis, agama, maupun kepercayaannya. Semua setan telah jinak, kecuali setan yang kau biarkan bersembunyi di balik dinding hatimu. (foto Gholib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here