Seorang pria bernama Mulyadi (33), dibekuk oleh tim Sub Direktorat 3 Jatanras dan Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Sabtu (14/1/2017) pukul 08.45.

Dia merupakan salah satu buron atas kasus sweeping berujung tindakan perusakan dan penganiayaan ‎di tempat hiburan malam Social Kitchen Solo pada Minggu (18/12/2016) pukul 01.45 lalu. Sweeping tersebut dilakukan oleh sekelompok Ormas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS).

“Dia salah satu DPO (daftar pencarian orang/buron) atas kasus Sokit (Social Kitchen) Solo. Ditangkap tadi pagi, pukul 08.45,” kata Kasubdit Jatanras AKBP Nanang Haryono, Sabtu (14/1/2017).

Dikatakannya, Mulyadi ditangkap saat berada di bola Desa Parigi Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Banten.
Saat ini, tersangka yang merupakan warga Daren RT 3 RW 4 Desa Pandean Kecamatan Ngemplak Boyolali ini digelandang ke Polsek Cikande. “Sementara diperiksa di polsek. Nanti akan kami bawa ke Polda Jateng,” katanya.

Mulyadi menyusul 11 rekannya yang terlebih dahulu ditangkap dan ditetapkan tersangka. Masing-masing Edi Lukito, Joko Sutarto, Hendro Sudarsono, Suparno alias Yusuf Suparno, dan Suparwoto alias Salman Alfarizi.

Selanjutnya, Margiyanto alias Abu Rehan, Yudi Wibowo alias Abu Irhab, Ranu Muda Adi Nugroho, Mujiono Laksit, Sri Asmoro Eko Nugroho alias Eko Wahid alias Eko Luis, dan Kombang Saputra alias Kumbang alias Azam. (SN/bangjo.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here