Ratusan siswa baru SMA N 3 Semarang Pengenalan Lingkungan Sekolah- PLS dengan membatik. ( Foto: bangjo.co/DM)

Membatik adalah salah satu cara untuk ikut melestarikan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.Seperti yang dilakukan ratusan siswa siswi kenthis yang masih kinyis kinyis masuk SMA ini. Mereka baru saja jadi siswa SMA 3 Semarang dan sedang dalam proses Pengenalan Lingkungan Sekolah atau PLS.

Balik lagi ke kegiatan membatik anak anak ini.Ternyata membatik itu tidak mudah.Terbukti dari 432 anak yang belajar membatik ini, hanya beberapa saja yang hasilnya agak rapi.Tapi terus terang lebih banyak yang amburadul dan mbleber. Lha wes piye ? biasane nyekel android kon nyekel canthing..

Tapi apapun kita perlu apresiasi kegiatan ini. Baik kepada pihak sekolah ataupun siswanya. Dengan kegiatan ini, anak anak jadi tahu cara membatik dan Insyaallah mereka semakin mencintai batik. Sehingga ketika mereka pakai baju batik,sama bangganya dengan saat memakai baju rancangan Valentino Garavani, Donatella Vercase ataupun Ralph Lauren.

Tapi aku juga bangga kepada tonggoku,sebab batiknya seumur hidup nempel dikulit alias tato batik. Padahal sekolahnya  di SMA Swasta. Batik di kulit itu selain terkesan seni juga terkesan serem..tul rak ? (DM)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here