Kamis (24/8) malam, Detektif Swasta menerima kabar sing cukup mengejutke seko seorang nara sumber sing enggan disebut namanya. Sahabat Bangjo iki kabare tak sengaja melihat hewan buas pas melintas di sekitar RSUP Kariadi Semarang.

“Pokomen gede duwur, awale tak kiro jaran tapi dudu. Ndue taring soale,” jare narasumber kui nggambarke sing bar di delok.

Narasumber kui melintas pas jam 11 bengi. Katanya saat itu kondisi jalan masih belum terlalu sepi. Ia prediksi penampakan itu juga dilihat sejumlah pengguna jalan.

“Aku jane pengen balik , terus tak foto. Tapi aku wedi,” imbuhe

Mendapati informasi itu, tanpa pikir panjang Detektif Swasta langsung bertindak. Tapi ora kesusu, kami melakukan pencarian keesokan harinya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Bermodal alat berburu, berupa jaring besar, tali dan sebilah pisau , Jumat(25/5) pagi, kami berangkat goleki hewan buas sing mulai meresahkan kui.

Pencarian kita mulai dengan menyisir sekeliling area di sekitar RSUP Kariadi semarang. Dari wilayah belakang pas pemakaman Bergota sampek sisi kanan dan kirine. Nanging sudah 2 jam mencari belum ada tanda-tanda hewan buas kui mau.

Akhirnya, salah satu anggota detektif berteriak ketakutan saat menyisir wilayah selatan, tepatnya di Jalan S Parman Semarang.

“Gedi tenan bos, bahaya iki,” teriak anggota tim.

Semua anggota tim pun kami perintahkan merapat kelokasi hewan buas tersebut. Dan tenyata memang benar, hewan tersebut bertubuh tinggi besar dan memilik taring. mirip dengan sosok Tyrannosaurus di film Jurasipak. Begini sosok hewan buas tersebut.

Sosok hewan buas di Khawasan Ngaglik, Jalan S Parman Semarang. (Foto : Duto Pangestu)

Ternyata hewan buas yang membuat gempar penguna Jalan S Parman Semarang kui  hanyalah sebuah patung Dinosaurus jenis Tyrannosaurus. Patung tersebut berada di taman kecil Khawasan Ngaglik. Letaknya memang tidak jauh dari RSUP Kariadi. Bukannya menakutkan patung tersebut justru kanggo taman bermain anak-anak. Memang nek beng wujud e rodo medeni.

Detektif rodo getun jane, tiwas persiapan matang tibake cuman patung. Tapi rapopo, wes tugase Detektif Swasta mengungkap hal yang meresahkan masyarakat.(Duto Pangestu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here