Ini benar benar terjadi di Jalan Brigjen Sudiarto Semarang. Seekor kuda jantan kecemplung kali. Untung kalinya nggak banyak air alias asat. Untungnya lagi, delman yang nempel kuda nggak ikut terseret ke kali.

Ceritanya begini, Hari Jumat sekitar jam 2 siang, tanggal 28 Juli 2017, Sutrisno mengendalikan delman yang ditarik kudanya dari Mranggen menuju Simpang Lima Semarang. Di jalan Brigjen Sudiarto tepatnya di dekat Polsek Pedurungan Sutrino turun dari delman, karena lampu merah. Eee lha kok tiba tiba…Om telolet om berbunyi…telolet..let let…Suara klakson truk tronton membahana.

Sontak kuda jantan bernama Sayang tersebut kaget dan jumping terjun ke sungai. Sutrisno sang jaran boy langsung ambil tindakan agar delmannya gak ikut terjerus ke sungai.I a langsung potong tali yang biasa digunakan untuk mengendalikan kuda. Plong..jaran kecemplung,tapi delman selamat.

Proses evakuasinya cukup memakan waktu.Sekitar satu jam,setelah melalui upaya upaya dramats..tis tis.Papan lebar dan tangga jadi penyelamat kuda.Kuda bisa naik dengan selamat dan wargapun bersorak..hura horeee..

Kuda didandani lagi pakai kacamata serta aksesoris di kepala. Trus dipasang di delmannya dan diajak cari uang jadi delman wisata di Simpang Lima Semarang.

Duh..Itulah nasib kuda jantan yang bernama Sayang. Tapi sepertinya kuda ini cocok punya nama Sayang. Sayang dia kecemplung. Sayang dia kegetan. Sayang dia jadi kuda.

Haruskan kupanggil kau Sayang? Wedhuss..(DM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here